• RANCANG BANGUN MESIN BENDING PIPA TEMBAGA SEMI OTOMATIS

  • Back
 by 

Program Studi Mesin Industri 2026

Mahasiswa : Agus Sulaeman, Gilang Jianari

Pembimbing : F. X. Eko Arianto, M.T.

ABSTRAK/ABSTRACT

Perkembangan industri manufaktur menuntut peningkatan efisiensi, ketelitian, dan konsistensi pada setiap proses produksi, termasuk proses pembengkokan pipa tembaga yang banyak digunakan pada industri sistem pendingin dan HVAC (Heating, Ventilation, and Air Conditioning). Proses bending yang masih dilakukan secara manual sering menimbulkan permasalahan seperti sudut pembengkokan yang kurang presisi, hasil bending yang tidak konsisten, deformasi pada pipa, serta rendahnya efisiensi kerja operator. Berdasarkan permasalahan tersebut, dilakukan rancang bangun mesin bending pipa tembaga semi otomatis untuk meningkatkan kualitas hasil pembengkokan dan mempermudah proses kerja operator. Mesin dirancang menggunakan metode rotary bending dengan motor set gearbox sebagai penggerak utama serta dilengkapi sistem kontrol berbasis Programmable Logic Controller (PLC), Human Machine Interface (HMI), rotary encoder, dan inductive proximity sensor untuk mengatur proses pembengkokan sesuai sudut yang diinginkan. Proses perancangan meliputi identifikasi masalah, studi literatur, perancangan konsep, pemilihan material, fabrikasi, perakitan, dan pengujian mesin. Komponen utama mesin terdiri dari rangka baja profil UNP, jig bending, sistem transmisi poros, sistem penjepit pipa, inverter VFD (Variable Frequency Drive), serta sistem kontrol elektrik. Mesin mampu melakukan proses bending hingga sudut 180° dengan sistem pengoperasian menggunakan dua pedal, yaitu pedal bending dan home position. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mesin mampu menghasilkan sudut bending yang lebih presisi, stabil, dan konsisten dibandingkan proses manual serta dapat mengurangi risiko kesalahan operator sehingga layak digunakan sebagai alat bantu proses pembengkokan pipa tembaga.

Kata Kunci : Mesin Bending Pipa Tembaga, Rotary Bending, PLC, Rotary

The rapid development of the manufacturing industry requires improvements in efficiency, accuracy, and consistency in every production process, including the copper pipe bending process widely used in cooling system and HVAC (Heating, Ventilation, and Air Conditioning) industries. Manual bending processes often cause several problems such as inaccurate bending angles, inconsistent bending results, pipe deformation, and low operator work efficiency. Based on these problems, a semi-automatic copper pipe bending machine was designed and developed to improve bending quality and simplify the working process. The machine uses a rotary bending method with a motor set gearbox as the main driving system and is equipped with a control system based on a Programmable Logic Controller (PLC), Human Machine Interface (HMI), rotary encoder, and inductive proximity sensor to control the bending process according to the desired angle. The design process includes problem identification, literature study, concept design, material selection, fabrication, assembly, and machine testing. The main components of the machine consist of a UNP steel frame, bending jig, shaft transmission system, pipe clamping system, inverter (VFD), and electrical control system. The machine is capable of performing bending processes up to 180° using a two-pedal operating system consisting of a bending pedal and a home position pedal. The test results showed that the machine was able to produce more precise, stable, and consistent bending angles compared to the manual process and reduce the risk of operator errors, making it suitable as a supporting tool for the copper pipe bending process.

Keywords : Copper Pipe Bending Machine, Rotary Bending, PLC, Rotary Encoder,

DAFTAR PUSTAKA

Sularso dan Kiyokatsu Suga. (2004). Dasar Perencanaan dan Pemilihan Elemen Mesin. Jakarta: Pradnya Paramita.

Adi, Daru Y. (2010). Dasar Perancangan dan Pemilihan Elemen Mesin Jilid 1. Cikarang: Politeknik ATMI Cikarang.

Tosin, Rijanto. (2012). Mekanika Teknik Bahan: Dimensi, Beban dan Bahan. Cikarang: Politeknik ATMI Cikarang.

Sudibyo, B. (2012). Kekuatan dan Tegangan Ijin. Surakarta: ATMI Press.

Copper Development Association. (2020). Copper Tube Handbook. New York: CDA.

Japanese Standards Association. (2020). JIS G3101: Rolled Steels for General Structure. Tokyo: Japanese Standards Association.

SKF Indonesia. (2021). Panduan Bearing dan Pillow Block untuk Mesin Industri. Jakarta: SKF Indonesia.

Haroen, A. (2018). Dasar-Dasar PLC: Pengertian, Fungsi, dan Aplikasi. Yogyakarta: Deepublish.

Bolton, W. (2021). Programmable Logic Controllers. Oxford: Newnes.

Omron Indonesia. (2022). Panduan Rotary Encoder dan Proximity Sensor. Jakarta: Omron Electronics Indonesia.

Schneider Electric Indonesia. (2022). Panduan Miniature Circuit Breaker (MCB) dan Variable Frequency Drive (VFD). Jakarta: Schneider Electric Indonesia.

Siemens Indonesia. (2022). Modul PLC dan HMI untuk Aplikasi Industri. Jakarta: Siemens Indonesia.

Politeknik ATMI Cikarang. (2023). Modul Perancangan Mesin dan Sistem Otomasi Industri. Cikarang: Politeknik ATMI Cikarang.

Budynas, R. G., & Nisbett, J. K. (2020). Shigley’s Mechanical Engineering Design (11th ed.). McGraw-Hill Education.

Category: Tugas Akhir - Comments: Comments Off on RANCANG BANGUN MESIN BENDING PIPA TEMBAGA SEMI OTOMATIS