Program Studi Manajemen Industri 2026
Mahasiswa : Aditya Ilham Kusuma
Pembimbing : Silvester Sedu Kemie, S.S, M.M.
ABSTRAK/ABSTRACT
Persediaan material merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang kelancaran aktivitas operasional perusahaan. Namun, pengendalian persediaan pada PT AIK masih menghadapi permasalahan berupa stockout dan overstock pada beberapa material, sehingga ketersediaan barang belum seimbang dengan kebutuhan perusahaan dan biaya inventori belum optimal. Penelitian ini dilakukan terhadap 74 jenis material persediaan dengan menggunakan data pemakaian, harga material dan lead time. Metode penyelesaian yang digunakan meliputi analisis ABC untuk mengelompokkan material berdasarkan nilai konsumsi tahunan, perhitungan safety stock untuk mengantisipasi ketidakpastian permintaan, serta penentuan batas minimal dan maksimal persediaan menggunakan metode Min-Max. Hasil analisis menunjukkan bahwa 15 material termasuk kategori A, 18 material kategori B, dan 41 material kategori C. Nilai safety stock berada pada rentang 15-83 unit, batas minimal persediaan sebesar 20-186 unit, dan batas maksimal sebesar 26-290 unit. Penerapan metode usulan menghasilkan penghematan biaya terbesar sebesar Rp 6.542.039,29 atau 64%. Hasil ini menunjukkan bahwa pengendalian persediaan berbasis data dapat meningkatkan ketersediaan material dan menurunkan biaya inventori.
Kata Kunci : analisis ABC, biaya inventori, pengendalian persediaan, safety stock,
Inventory materials are an important factor in supporting the continuity of a company’s operational activities. However, inventory control at PT AIK still faces problems involving stockouts and overstocking of certain materials, resulting in an imbalance between material availability and operational requirements as well as inefficient inventory costs. This study analyzed 74 types of inventory materials using material usage, material price, and lead-time data. The methods applied included ABC analysis to classify materials based on annual consumption value, safety stock calculation to anticipate demand uncertainty, and the determination of minimal and maximal inventory levels using the Min-Max method. The results showed that 15 materials were classified as category A, 18 materials as category B, and 41 materials as category C. Safety stock values ranged from 15 to 83 units, while minimal inventory levels ranged from 20 to 186 units and maximal inventory levels ranged from 26 to 290 units. The proposed method generated the highest inventory cost saving of Rp 6.542.039,29 equivalent to 64%. These results indicate that data-driven inventory control can improve material availability and reduce inventory costs.
Keywords : ABC analysis, inventory cost, inventory control, Min-Max, safety sto
DAFTAR PUSTAKA
Iqbal, T., Aprizal, D. dan Wali, M., “Aplikasi Manajemen Persediaan Barang Berbasis Economic Order Quantity (EOQ)”. JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi), vol. 1, no. 1, hal. 48-60, 2017.
Ningrum dan Purnawan, “Evaluasi Pengendalian Persediaan Bahan Baku UPVC Dengan Perbandingan Metode EOQ, POQ, dan Min-Max Pada PT XYZ”. Ind. Eng. Online J., vol. 11, 2022.
Salsabila, M. A dan Rinawati, D. I., “Optimalisasi Pengendalian Persediaan Material Rutin Menggunakan Metode Min-Max Stock pada PDAM TIRTA AYU SLAWI”. Industrial Engineering Online Journal, vol. 14, no. 3, 2025.
Chrisna, H., dan Hernawaty., “Analisis Manajemen Persediaan Dalam Memaksimalkan Pengendalian Internal Persediaan Pada Pabrik Sepatu Ferradini Medan”. Jurnal Akuntansi Bisnis dan Publik, vol. 8, no. 2, hal. 82- 92, 2018.
Ardianto, Ferri., dan Wadrdana, Ditya., “Optimalisasi Manajemen Persediaan dengan EOQ, ROP, dan Safety Stock”. RISTANSI: Riset Akuntansi, vol. 6, no. 1, hal. 11-15, 2024.
Fatmaria Tantri, S., Eltivia, N., & Djajanto, L. “Application of fishbone diagram in using root cause analysis (RCA) for developing of revenue and expenditure system in manufacturing company”. International Journal of Economy, Education and Entrepreneurship, vol. 4, no.1, hal. 21–28, 2024
Chatisa, I., Muslim, I dan Sari, R. P., “Implementasi Metode Klasifikasi ABC pada Warehouse Management System PT. Cakrawala Tunggal Sejahtera”. JNTETI, vol. 8, no. 2, 2019.
Nafi, N A., dan Islami, M C., “Analisis Perhitungan Dalam Optimalisasi Manajemen Inventori Pada Pengadaan Bahan Baku dengan Metode Safety Stock di PT ABC”. Jurnal Serambi Engineering, vol. 10, no. 1, hal. 12106- 12119, 2025.
Anshar, Khairul., Erliana, C I., dan Salsabilla, I., “Sistem Persediaan Multi Item Dengan Kendala Luas Gudang Pada Perusahaan Perbaikan Tabung LPG”. Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, vol. 22, no.1, 2023.
Pradia, A. S., & Bakhtiar, A. (2022). Pengendalian persediaan bahan baku hopper sebagai komponen utama wheelbarrow dengan pendekatan metode Min-Max stock (Studi kasus: PT Cahaya Maju Bahagia). Industrial Engineering Online Journal. Universitas Diponegoro.
Gurtu, A., & Jaber, M. Y. (2021). Optimization of inventory holding cost due to price, weight, and unit volume of products. Journal of Risk and Financial Management, vol. 14 no. 2, hal 65.