Program Studi Manajemen Industri 2026
Mahasiswa : Yusup Ade kusmana
Pembimbing : Martin Thomas Sadmoko Adi P, M.T.
ABSTRAK/ABSTRACT
Industri manufaktur dengan sistem produksi berkelanjutan membutuhkan tingkat keandalan mesin yang tinggi untuk menjaga kelancaran proses produksi. Salah satu equipment yang berperan penting adalah conveyor multi layer sebagai sistem transfer produk. Permasalahan yang terjadi yaitu adanya gangguan pada motor gearbox yang menyebabkan downtime sehingga diperlukan metode monitoring kondisi mesin yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis monitoring arus berbasis Full Load Ampere (FLA) sebagai pendekatan Condition Based Maintenance (CBM) dalam meningkatkan Reliability motor gearbox conveyor multi layer. Metode penelitian dilakukan dengan pengumpulan data histori kerusakan, downtime, temperatur gearbox, spesifikasi motor, serta data arus aktual dari inverter Mitsubishi D700. Data arus kemudian dikonversikan menjadi persentase FLA (%FLA) untuk menentukan kondisi operasional berdasarkan zona Normal, Warning, dan Critical. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kategori kerusakan terbesar berasal dari conveyor stuck dan motor gearbox dengan kontribusi masing-masing sebesar 35%. Hasil monitoring menunjukkan Layer 1 dan Layer 3 memiliki rata-rata pembebanan tertinggi sebesar 68% FLA. Pada kondisi abnormal terjadi peningkatan arus hingga ±3 Ampere atau 158% FLA yang menyebabkan motor masuk kategori Critical. Penerapan monitoring berbasis %FLA mampu menjadi indikator perubahan kondisi beban motor gearbox serta mendukung penerapan Condition Based Maintenance. Output penelitian berupa standar tindakan maintenance berdasarkan zona operasional sehingga proses perawatan dapat dilakukan berdasarkan kondisi aktual equipment untuk meningkatkan Reliability mesin.
Kata Kunci : Full Load Ampere, Condition Based Maintenance, Motor Gearbox,
Manufacturing industries with continuous production systems require high machine Reliability to maintain smooth production processes. One of the important pieces of equipment is the multi layer conveyor, which functions as a product transfer system. The main problem identified is failures in the motor gearbox system that cause downtime, therefore a more effective machine condition monitoring method is required. This research aims to analyze motor current monitoring based on Full Load Ampere (FLA) as a Condition Based Maintenance (CBM) approach to improve the Reliability of the multi layer conveyor motor gearbox. The research method was conducted by collecting failure history data, downtime records, gearbox temperature data, motor specifications, and actual motor current data obtained from the Mitsubishi D700 inverter. The current data were then converted into Full Load Ampere percentage (%FLA) to determine operational conditions based on Normal, Warning, and Critical zones. The results showed that the highest failure categories were conveyor stuck and motor gearbox failures, each contributing 35% of total failures. The monitoring results indicated that Layer 1 and Layer 3 had the highest average load conditions at 68% FLA. During abnormal conditions, the motor current increased up to approximately 3 Ampere or 158% FLA, causing the motor to enter the Critical category. The implementation of %FLA-based monitoring can be used as an indicator to identify changes in motor gearbox load conditions and support the application of Condition Based Maintenance. The research output provides maintenance action standards based on operational zones, allowing maintenance activities to be performed according to actual equipment conditions to improve machine Reliability.
Keywords : Full Load Ampere, Condition Based Maintenance, Motor Gearbox,
DAFTAR PUSTAKA
Lutfi, H. “Analisa Kerusakan Motor Induksi 3 Fasa 75 KW Pada Water Cooling Pump Dengan Metode MCSA,” hal. 1-2, 202
Sularso, & Suga, K. “Dasar Perencanaan dan Pemilihan Elemen Mesin”. Pradnya Paramita, hal. 7–10, 2004
Prasetyoso, D. M. “Rancang Bangun Sistem Transmisi sprocket chain”, hal. 12-15, 2013
Soeleman, M., & Putra, M. I. H. “Analisis karakteristik gear sprocket standard dan racing pada sepeda motor”, hal. 27–28, 2018
Saputra, H. M., Putera, E., & Subagio, D. G. “Analisis penggunaan pengaruh rantai dan sproket terhadap konsumsi daya motor pada sistem track mobile robot”, 6(1), 27–34. (hal. 27, 31–32), 2016
Sibarani, J. D. “Study Pengaruh Torsi Terhadap Kinerja Motor Induksi 3 Fasa. Jurnal Teknik Elektro, Universitas Sam Ratulangi”, hal. 3-5, 2020
Supono, “Perancangan Sistem Kendali dan Monitoring Tegangan Motor 3 Fasa Berbasis Iot Menggunakan Aplikasi Blynk”.(INAJET), 3(1), 38–45. 2020
B. Firman dkk, “Implementasi Sistem Data Logger pada Pemantauan Motor Induksi 3 Fasa”, hal. 3–5, 2022
Koerniawan, Y., & Wahyu, A. Literature review: Conditional based maintenance in manufacture industry. JUTIN: Jurnal Teknik Industri Terintegrasi, 7(4), 2288–2297. (hal. 2288–2291), 2024 [10]Saputra, M. R. W., & Mahariani, Y. R. “Implementasi Condition Based Maintenance (CBM) pada mesin pasah kayu modern”, hal. 30-34, 2025
Feriadi, I. “Pengembangan model condition-based monitoring multi- parameter”,2025
Badruzzaman, Y. Sistem monitoring kendali motor induksi tiga fasa dengan variable speed drive berbasis PLC dan SCADA. ORBITH, 11(2), 147–152. (hal. 147–148), 2015 [13]Prastiko, D. H., & Supardi. “Pengendali dan monitoring kecepatan putar motor induksi 3 fasa berbasis PLC dan expansion dengan HMI. EMITOR: 72 Jurnal Teknik Elektro, 22(2), 168–176. 2022 (hal. 169–170)
Ebeling, C. E. “An Introduction to Reliability and Maintainability Engineering”, hal. 5-7, 1997